5
October
2011

Kopdar Pertama Jawab Tantangan Sinergi

Akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu tiba juga. Pada tanggal 30 September 2011, jam 4 sore, bertempat di Amos Cozy Hotel - Blok M, Kopdar Pertama Speaker Indonesia terlaksana dengan sukses. Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada para anggota dan pembicara baru yang hadir di Kopdar.

Kopdar pertama ini menjawab beberapa tantangan sinergi antara pembicara dan Speaker Indonesia. Seperti yang dijelaskan dalam presentasi Ibu Monika Sugiarto, salah satu tantangan yang sering dijumpai adalah pembicara, dalam menjelaskan topiknya, seringkali terfokus pada fitur, sedangkan seharusnya dapat menunjukkan ceruk (niche market) dan output pelatihan yang jelas. ..read more

15
September
2011

13 Tips on Public Speaking

Enlighten us with your experiences and your tips on public speaking!Tell us YOUR story how you succeeded or flopped! Help your fellow mailing list member avoid your mistakes or celebrate your success!

Tips on Public Speaking: Structure

1. Are you opening with a bang?
“You cannot make a second first impression” is a saying to live by, especially in business. As a speaker the first impression the audience has of you is your appearance, of course. And it is also the opening of your presentation. Do not start with excuses: “Sorry I did not have….” Within 30 seconds or less your listeners will make up their minds, whether they will gain something by listening to you or not. Give them something to ponder right from the beginning. ..read more

22
January
2010

Jadikan Pesan Berbicara Anda DIINGAT!

Ketika Anda memberikan presentasi, apa yang orang-orang ingat tiga hari kemudian? Saya selalu mencoba untuk mengajar pembicara yang bukan tentang apa yang audiens “dengar” hari ini, tapi apa yang diingat dan ditindaklanjuti tiga hari setelah Anda berbicara. Saya mungkin akan selamanya diingat dalam lomba pidato sebagai “people who fell on his face” Pada saat itu, ada esensi dari pesan saya. Jika Anda ingat kejadian itu, Anda pasti ingat pesan saya.

Nah, apakah pesan Anda diingat tiga hari kemudian? ..read more

11
November
2009

Temukan Peluang Dalam Setiap Masalah

Kita semua hidup di dunia ini tak pernah lepas dari masalah. Apakah itu masalah keluarga ataupun masalah keuangan kita. Tinggal tergantung bagaimana kita melihat permasalahan itu apakah menjadi peluang atau sebaliknya menghancurkan kita. Orang yang optimis adalah orang yang selalu melihat sebuah kesempatan dari setiap masalah, tetapi sebaliknya pandangan orang yang pesimis adalah orang yang selalu melihat masalah dalam setiap kesempatan. ..read more

28
October
2009

James Gwee, Favorite Trainer

Hampir setiap orang yang bekerja di kantor harus belajar bagaimana berkomunikasi dengan baik. Yang paling ditakuti dari keterampilan berkomunikasi lisan adalah tampil di depan umum, baik presentasi penjualan perusahaan Anda, manajemen, rencana pengembangan perusahaan, dan tentu saja pelatihan. Saya menyukai datang ke seminar dan lokakarya, tidak hanya untuk menyerap materi dari pembicara, tetapi juga untuk mengamati dan belajar dari pembicara. Daripada belajar dari kesalahan saya sendiri, saya suka mempelajari bagaimana orang lain melakukannya, mengadopsi hal-hal baik yang saya temukan untuk menjadi gaya saya sendiri. ..read more

20
October
2009

MANAJEMEN BENCANA: Mengapa Tidak?


MANAJEMEN
, pada hakikatnya bisa diartikan dengan satu kalimat:singkat: seni melaksanakan pekerjaan dengan baik. Termasuk dalam pengertian ’seni’ tersebut adalah serangkaian kegiatan sejak: merencanakan, menerapkan, mengawasi, memelihara kesinambungan, sampai mengembangkan kegiatan yang bersangkutan. Rangkaian kegiatan tersebut bisa dilakukan oleh seseorang, beberapa, maupun banyak orang sekaligus. Dan sesuai fungsi-fungsi yang ada, manajemen pun punya peringkat jabatan. Sejak pucuk pimpinan tertinggi hingga bawahan paling rendah - lengkap dengan ketentuan hak pengambilan keputusan, lingkup tanggungjawab, serta besarnya imbalan yang diperoleh masing-masing. Demikianlah manajemen dalam arti yang paling sederhana. Tapi lalu apa maksud judul tulisan di atas? Mengapa manajemen perlu dihubungkan dengan peristiwa bencana segala? Apakah bencana itu bisa di manaj atau dikelola dengan baik? ..read more

29
August
2009

Visi yang Semakin Terealisasi

EO Meets The Right Speakers/Trainers

Dalam 2-3 bulan terakhir, Speaker Indonesia telah menghubungkan beberapa penyelenggara acara dengan pembicara / trainers yang tepat. Beberapa nama di antaranya adalah Bapak Wardiman Djojonegoro dan Bapak Prasetya M.Brata.

  • Koala Management - Bapak Wardiman
    Koala Management mencari praktisi pendidik berpengalaman untuk berbicara dalam seminar-seminar yang secara reguler mereka adakan. Koala Management mengisi Speaker Request di website Speaker Indonesia, dan kemudian dipertemukan dengan Bapak Wardiman, pembicara Speaker Indonesia yang telah berpengalaman di dunia pendidikan.
  • Bapak Oka Uripan - Bapak Prasetya M.Brata
    Bapak Oka menemukan website Speaker Indonesia melalui search engine. Beliau saat itu sedang mencari seorang inspirator untuk berbicara kepada 20 orang manager selama 1-2 jam. Setelah melihat profil pembicara dan memilih pembicara yang sesuai di website Speaker Indonesia, Bapak Oka mengontak kami - dan kurang dari seminggu, perjanjian kerjasama antara beliau dan pembicara telah ditandatangani.

Beberapa pembicara lainnya yang sedang dalam proses perjanjian kerjasama.

Jaring Laba-Laba yang Semakin Besar

Speaker Indonesia telah memiliki 800 member dalam database kami, 350 orang dalam Face Book Group, dan 180 orang dalam Face Book Fans Page. Kami juga bekerjasama dengan penyedia aplikasi Blackberry dengan jumlah pendownload mencapai 25.000 users , di mana semua event yang dipromosikan melalui Speaker Indonesia juga dipromosikan di blackberry apps partner kami. Suatu promosi marketing yang luar biasa bagi pembicara kami.

Kami berterima kasih untuk kepercayaan Professional Speakers, penyelenggara acara, dengan pihak-pihak yang telah bekerjasama dengan Speaker Indonesia. Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas kami supaya bisa memberikan pelayanan yang terbaik.

28
August
2009

Belajar Presentasi dari Bapak Wardiman Djojonegoro

Prof. Dr. –Ing. Wardiman Djojonegoro, mantan menteri Pendidikan yang juga figur terkenal di Indonesia, masih sangat aktif meskipun sudah berusia lanjut. Ia menyebut dirinya sendiri “Pengamat Pendidikan”, dan memanglah begitu, karena pengetahuannya di bidang pendidikan sangat luas dan mendetail. Sampai kini beliau masih aktif berbicara di depan para guru di berbagai seminar, menyampaikan kebutuhan dan strategi ‘Pengembangan  Kompetensi Guru’ dan topik-topik lainnya.

Daya tarik Bapak Wardiman tidak hanya karena beliau berpengalaman mengenai topik tantangan dalam pendidikan atau pengetahuannya mengenai evolusi pendidikan di Indonesia, namun ia juga seorang pembicara yang handal di Indonesia sampai saat ini.

Pengalaman berikut ini diceritakan oleh Ibu Monika Sugiarto, wakil dari Speaker Indonesia, yang turut hadir pada saat salah satu penyelenggara acara mengundang beliau sebagai pembicara pada bulan Juli 2009 yang lalu.

“Di saat orator lain duduk di belakang meja pada saat mempresentasikan materi mereka, Bapak Wardiman berdiri di depan pendengarnya. Beliau adalah pembicara yang berpengalaman, dan juga member Toastmasters, sehingga beliau mengerti bahwa bahasa tubuh memegang peranan penting pada saat penyampaian materi. Ketika kita berdiri, kita bisa menggunakan lengan dan kaki kita dengan lebih bebas. Bisa melangkah maju atau mundur dari pendengar untuk mengilustrasikan sebuah point dengan lebih jelas. Selain itu, dengan berdiri, energi dari pembicara akan mengalir dengan bertambahnya antusiasme dan gairah semangat.

Sebagai seorang pembicara, kita harus memperhatikan situasi di sekeliling kita. Kita harus mencoba sedekat mungkin dengan pendengar, supaya bisa lebih menyatu dengan mereka. Inilah alasan mengapa kita harus menghindari duduk di belakang meja pada saat berbicara, karena kita tidak mau ada jarak dengan pendengar kita.

Teman-teman dan rekan pembicara, jangan takut pada publik, terutama pendengar Anda ketika Anda melakukan presentasi. Rangkul mereka, keluar dari meja dan podium Anda dan usahakan sedekat mungkin dengan mereka. Lihat mata mereka, tersenyumlah pada mereka, jawab pertanyaan dan pecahkan masalah mereka. Inilah tugas dari pembicara yang hebat. Terima kasih Bapak Wardiman, telah menjadi role mode dalam dunia berbicara. “

30
June
2009

Speaker Indonesia on D Radio 103.4 FM

Monika Sugiarto, Shinta Sesotya Maharkesti, Ghani Kunto

Monika Sugiarto, Shinta Sesotya Maharkesti, Ghani Kunto

Pada tanggal 25 Juni 2009, Speaker Indonesia, yang diwakili Ibu Monika Sugiarto dan Shinta Sesotya Maharkesti memenuhi undangan D Radio 103.4 FM untuk diwawancarai di sesi acara Komunitas. Ghani Kunto, DJ yang mewawancarai kami, melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang menarik untuk disimak. Untuk itu kami hadirkan kembali hasil wawancara itu di sini untuk Anda.

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

atau lihat di Videoku.TV

Terima kasih untuk D Radio yang telah mengundang Speaker Indonesia. Sukses untuk D Radio! Dan semoga Speaker Indonesia bisa terus exist menjadi - mengutip kata Ghani - “mak comblang”, untuk penyelenggara acara dengan pembicara, trainers, dan coach kami.

15
June
2009

Organisasi Pembicara?

Speaker Organization: Lies Sudianto (Founder of Profec), Wiryawan, and others

Pembicara profesional dan trainers akhirnya bertemu bersama pada hari Sabtu 13. Juni 2009 jam 14.00 di Gedung MAC, Maestro Action Club Mangga Dua Square untuk membicarakan terbentuknya organisasi yang bisa memfasilitasi pembicara, trainers, coach, konsultan, dan semua orang yang profesinya berhubungan dengan berbicara di depan publik. Pertemuan untuk membentuk organisasi pembicara seperti ini bukanlah baru pertama kali, dan sudah sering dicoba.

Seperti yang telah diduga, banyak opini berbeda mengenai visi dan misi organisasi ini. Apakah kami harus berkonsentrasi membantu kaum miskin dengan cara mendidik mereka, terutama kaum mudanya? Tentu saja, hal ini sangat mulia dan penting terutama untuk keadaan saat ini di Indonesia. Opini lainnya mengatakan bahwa industri berbicara di indonesia belum diatur oleh undang-undang. Tidak ada kualifikasi atau indikasi yang mengatur tingkat profesionalisme, pengetahuan, dan tingkat keahlian pembicara. Sehingga jika nama organisasi ini adalah Organisasi Pembicara atau Komunitas atau Group, fokus utama haruslah upaya untuk memfasilitasi dahulu group ini, baru kemudian membicarakan bantuan untuk kaum miskin sebagai misi sosial di kemudian hari. ..read more