March
2009
Invest Young Retire Rich
Tema diatas merupakan presentasi yang saya lakukan ketika menjadi salah satu pembicara dalam seminar yang diselenggarakan oleh Certified Wealth Managers’ Association (CWMA) dengan salah satu sekuritas terkemuka di Surabaya awal September lalu.
Salah satu sesi dalam acara yang dihadiri oleh investor, bankers, pengusaha dan masyarakat yang haus informasi mengenai peluang dan keuntungan investasi di pasar modal Indonesia adalah sesi yang ditujukan khusus untuk mahasiswa.
Sebagai pengantar dalam sesi tersebut, saya menjelaskan kepada peserta bahwa kunci keberhasilan orang-orang terkaya di dunia seperti Bill Gates, Warren Buffet dan sebagainya terletak pada aplikasi mereka akan suatu formula matematika dasar yang sebesarnya sudah kita ketahui sejak kita masih duduk di bangku sekolah menengah. Untuk mengingat kembali, maka formula yang saya maksud adalah sebagai berikut:
dimana:
FV adalah nilai uang di masa yang akan datang
PV adalah nilai uang saat ini
i adalah tingkat suku bunga
n adalah periode waktu yang (tahun)
Formula tersebut di dunia pendidikan sering disebut sebagai bunga majemuk. Sedangkan di dunia keuangan, kita lebih mengenalnya dengan sebutan Time Value of Money. Sebagai contoh, A melakukan investasi sejumlah satu juta rupiah dengan bunga 10% setiap tahunnya selama lima tahun. Sebaliknya, B melakukan investasi dengan jumlah dan bunga yang sama namun periode yang berbeda misalnya lima puluh tahun. Manakah yang lebih besar? Hal yang sama terjadi pula jika A menggunakan interest 10% sedangkan B menggunakan interest 20% dengan nominal dan periode yang sama. Manakah yang lebih besar? Hasil yang didapat pada ilustrasi pertama menunjukkan, maka nilai yang dicapai A pada ilustrasi pertama lima tahun mendatang sebesar Rp 1.610.510,- Sedangkan B mendapatkan hasil sebesar Rp 117.390.850,-. Jumlah yang fantastis bukan?
Dari ilustrasi diatas, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut, yaitu:
- Semakin besar dana yang kita siapkan untuk investasi sekarang (PV) maka semakin besar pula hasil yang kita peroleh di masa yang akan datang (FV).
- Semakin besar tingkat suku bunga (i) dalam suatu investasi maka hasil yang kita peroleh di masa yang akan datang juga semakin besar. Hal tersebut terbukti ketika Obligasi Ritel Indonesia (ORI) 003 diluncurkan Pemerintah mendapatkan sambutan yang hangat dari masyarakat. Karena bunga yang ditawarkan pada ORI 003 adalah sebesar 9.4% lebih tinggi dari bunga deposito yang berada pada kisaran 7-8%. Di sisi lain, peluncuran ORI003 menjadi bukti bahwa adanya pergeseran masyarakat tradisional yang banking minded menuju masyarakat modern yang semakin teredukasi dengan alternatif investasi yang memberikan suku bunga lebih tinggi.
- Semakin panjang periode investasi kita, maka semakin besar pula hasil yang kita peroleh. Contoh yang paling mudah dalam menjelaskan periode investasi adalah Asuransi. Mengapa premi yang kita bayarkan ketika memutuskan membeli polis pada usia 20 tahun jauh lebih murah jika dibandingkan dengan membeli polis pada usia 40-50 tahun? Karena pada usia 20 tahun kita dianggap lebih produktif dibandingkan dengan usia 40-50 tahun. Belum termasuk faktor kesehatan yang biasanya menjadi perhatian penting ketika membeli suatu polis asuransi.
Formula diatas juga dapat dimodifikasi dengan menggunakan sistem pembayaran cicilan untuk menentukan instrument investasi apa yang dapat kita gunakan untuk memenuhi tujuan kita. Misalnya, X membutuhkan dana sebesar 200 juta rupiah lima tahun mendatang dan dana yang yang disiapkan setiap awal bulannya sebesar 1 juta rupiah. Dengan bantuan electronic financial calculator, maka dana 200 juta rupiah tersebut dapat dicapai 5 tahun mendatang dengan bunga 41.5%. Sehingga kita dapat menyarankan kepada klien kita untuk berinvestasi misalnya pada reksadana. Contoh lainnya, Y membutuhkan dana sebesar 100 juta rupiah lima tahun mendatang dengan dana yang dialokasikan setiap awal bulannya adalah 1.25 juta rupiah. Dengan menggunakan bantuan electronic financial calculator sekali lagi kita dapat menentukan suku bunganya sebesar 10%. Sehingga, kita dapat menyarankan klien kita untuk berinvestasi pada obligasi atau reksadana pendapatan tetap.
Penggunaan formula tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan kita mengenai dana yang ingin kita peroleh di suatu periode tertentu.
Peran orang tua terhadap pendidikan investasi bagi anak-anak sejak dini sangatlah penting. Sebuah riset di Amerika menunjukkan bahwa anak-anak diajarkan investasi sejak 22 tahun. Dan suatu pekerjaan besar bagaimana merubah pola pikir masyarakat konsumtif menjadi produktif. Namun tidak ada kata terlambat untuk melakukan investasi. Yang penting adalah memiliki keinginan yang sangat kuat untuk menyisihkan sebagian uang kita untuk melakukan investasi demi mencapai Invest Young Retire Rich. Act Now!!!
comments