29
August
2009
Posted by: Speaker
Indonesia
Topic: Success Stories
EO Meets The Right Speakers/Trainers
Dalam 2-3 bulan terakhir, Speaker Indonesia telah menghubungkan beberapa penyelenggara acara dengan pembicara / trainers yang tepat. Beberapa nama di antaranya adalah Bapak Wardiman Djojonegoro dan Bapak Prasetya M.Brata.
- Koala Management - Bapak Wardiman
Koala Management mencari praktisi pendidik berpengalaman untuk berbicara dalam seminar-seminar yang secara reguler mereka adakan. Koala Management mengisi Speaker Request di website Speaker Indonesia, dan kemudian dipertemukan dengan Bapak Wardiman, pembicara Speaker Indonesia yang telah berpengalaman di dunia pendidikan.
- Bapak Oka Uripan - Bapak Prasetya M.Brata
Bapak Oka menemukan website Speaker Indonesia melalui search engine. Beliau saat itu sedang mencari seorang inspirator untuk berbicara kepada 20 orang manager selama 1-2 jam. Setelah melihat profil pembicara dan memilih pembicara yang sesuai di website Speaker Indonesia, Bapak Oka mengontak kami - dan kurang dari seminggu, perjanjian kerjasama antara beliau dan pembicara telah ditandatangani.
Beberapa pembicara lainnya yang sedang dalam proses perjanjian kerjasama.
Jaring Laba-Laba yang Semakin Besar
Speaker Indonesia telah memiliki 800 member dalam database kami, 350 orang dalam Face Book Group, dan 180 orang dalam Face Book Fans Page. Kami juga bekerjasama dengan penyedia aplikasi Blackberry dengan jumlah pendownload mencapai 25.000 users , di mana semua event yang dipromosikan melalui Speaker Indonesia juga dipromosikan di blackberry apps partner kami. Suatu promosi marketing yang luar biasa bagi pembicara kami.
Kami berterima kasih untuk kepercayaan Professional Speakers, penyelenggara acara, dengan pihak-pihak yang telah bekerjasama dengan Speaker Indonesia. Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas kami supaya bisa memberikan pelayanan yang terbaik.
28
August
2009
Posted by: Speaker
Indonesia
Topic: Anonymous
Prof. Dr. –Ing. Wardiman Djojonegoro, mantan menteri Pendidikan yang juga figur terkenal di Indonesia, masih sangat aktif meskipun sudah berusia lanjut. Ia menyebut dirinya sendiri “Pengamat Pendidikan”, dan memanglah begitu, karena pengetahuannya di bidang pendidikan sangat luas dan mendetail. Sampai kini beliau masih aktif berbicara di depan para guru di berbagai seminar, menyampaikan kebutuhan dan strategi ‘Pengembangan Kompetensi Guru’ dan topik-topik lainnya.
Daya tarik Bapak Wardiman tidak hanya karena beliau berpengalaman mengenai topik tantangan dalam pendidikan atau pengetahuannya mengenai evolusi pendidikan di Indonesia, namun ia juga seorang pembicara yang handal di Indonesia sampai saat ini.
Pengalaman berikut ini diceritakan oleh Ibu Monika Sugiarto, wakil dari Speaker Indonesia, yang turut hadir pada saat salah satu penyelenggara acara mengundang beliau sebagai pembicara pada bulan Juli 2009 yang lalu.
“Di saat orator lain duduk di belakang meja pada saat mempresentasikan materi mereka, Bapak Wardiman berdiri di depan pendengarnya. Beliau adalah pembicara yang berpengalaman, dan juga member Toastmasters, sehingga beliau mengerti bahwa bahasa tubuh memegang peranan penting pada saat penyampaian materi. Ketika kita berdiri, kita bisa menggunakan lengan dan kaki kita dengan lebih bebas. Bisa melangkah maju atau mundur dari pendengar untuk mengilustrasikan sebuah point dengan lebih jelas. Selain itu, dengan berdiri, energi dari pembicara akan mengalir dengan bertambahnya antusiasme dan gairah semangat.
Sebagai seorang pembicara, kita harus memperhatikan situasi di sekeliling kita. Kita harus mencoba sedekat mungkin dengan pendengar, supaya bisa lebih menyatu dengan mereka. Inilah alasan mengapa kita harus menghindari duduk di belakang meja pada saat berbicara, karena kita tidak mau ada jarak dengan pendengar kita.
Teman-teman dan rekan pembicara, jangan takut pada publik, terutama pendengar Anda ketika Anda melakukan presentasi. Rangkul mereka, keluar dari meja dan podium Anda dan usahakan sedekat mungkin dengan mereka. Lihat mata mereka, tersenyumlah pada mereka, jawab pertanyaan dan pecahkan masalah mereka. Inilah tugas dari pembicara yang hebat. Terima kasih Bapak Wardiman, telah menjadi role mode dalam dunia berbicara. “